KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Unit Sobat Kampus resmi meluncurkan program beasiswa dan bantuan pendidikan terpadu pada Jumat, 5 April 2026. Inisiatif strategis ini dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas pendidikan berkualitas bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu di kawasan Sulawesi Tenggara.
Program yang dinamakan “Beasiswa Sejahteraku 2026” ini menargetkan pemberian bantuan kepada 500 mahasiswa dalam tahun akademik 2026/2027, dengan total alokasi dana mencapai Rp 12,5 miliar. Langkah progresif ini mencerminkan komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mewujudkan visi menjadi universitas inklusi yang memberdayakan generasi penerus bangsa.
Latar Belakang Pembentukan Program
Sejak berdirinya Unit Sobat Kampus di Kendari pada 2021, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi swasta terdepan di Sulawesi Tenggara. Namun, tantangan ekonomi yang dihadapi calon mahasiswa dan mahasiswa aktif menjadi hambatan signifikan dalam akselerasi pendidikan. Data internal universitas menunjukkan bahwa sekitar 60 persen mahasiswa baru berasal dari keluarga dengan penghasilan di bawah standar kemandirian finansial.
“Kami melihat potensi luar biasa dalam diri mahasiswa-mahasiswa berbakat di Kendari dan sekitarnya, tetapi banyak yang tidak dapat melanjutkan studi karena kendala finansial. Inilah yang mendorong kami untuk menghadirkan solusi komprehensif berupa program beasiswa dan bantuan pendidikan yang lebih luas,” ujar Prof. Dr. H. Muh. Rusdi Abdullah, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam konferensi pers peluncuran program pada Jumat pagi.
Direktur Unit Sobat Kampus Kendari, Dr. Arifin Syaiful, S.E., M.M., menambahkan bahwa program ini merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan pendidikan. “Program Beasiswa Sejahteraku bukan hanya sekadar bantuan keuangan, melainkan investasi terhadap masa depan bangsa. Kami percaya bahwa pendidikan adalah hak setiap individu yang berbakat, terlepas dari status ekonomi mereka,” kata Dr. Arifin dalam pernyataannya kepada wartawan kampus.
Komponen Utama Program Beasiswa Sejahteraku 2026
Program beasiswa komprehensif ini dirancang dalam empat pilar utama yang saling terintegrasi. Pertama adalah Beasiswa Penuh yang mencakup seluruh biaya akademik, biaya operasional, dan tunjangan hidup bulanan sebesar Rp 1,5 juta. Kategori ini disediakan untuk 100 mahasiswa dengan kriteria akademis tertinggi dan status ekonomi sangat kurang mampu.
Kedua adalah Beasiswa Akademik Parsial yang menanggung 75 persen dari biaya akademik untuk 150 mahasiswa berprestasi. Ketiga, Beasiswa Kemanusiaan yang didistribusikan kepada 150 mahasiswa mengalami keadaan darurat atau kebencanaan alam, dengan besaran maksimal Rp 5 juta per penerima per semester. Keempat adalah Program Kerja-Belajar yang mengalokasikan 500 jam kerja di berbagai unit universitas untuk 100 mahasiswa, dengan kompensasi Rp 25 ribu per jam kerja.
Selain itu, universitas juga menyediakan dana khusus untuk mahasiswa berprestasi akademik dengan beasiswa prestasi mencapai Rp 500 ribu hingga Rp 3 juta per bulan, tergantung indeks prestasi kumulatif (IPK). Program ini juga mencakup bantuan beasiswa untuk mahasiswa dengan disabilitas sebanyak 50 penerima dengan alokasi dana yang lebih besar.
Proses Seleksi dan Kriteria Penerima
Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Muhammadiyah Kendari, Dra. Siti Nurhaliza, S.Kom., M.I.Kom., menjelaskan mekanisme seleksi yang transparan dan akuntabel. “Proses seleksi dilakukan dalam dua tahap: penyaringan administratif dan verifikasi lapangan yang melibatkan tim profesional dari lembaga kemahasiswaan,” ujar Dra. Siti dalam wawancara khusus.
Kriteria penerima mencakup berbagai aspek, dimulai dari kebutuhan finansial yang dibuktikan dengan dokumen penghasilan orang tua atau wali, surat keterangan tidak mampu dari kelurahan setempat, dan kunjungan rumah oleh verifikator. Aspek akademis juga menjadi pertimbangan dengan minimum IPK 3,00 untuk beasiswa akademik, meskipun beasiswa kemanusiaan tidak memberlakukan batasan IPK.
Selain itu, calon penerima harus memenuhi persyaratan administrasi seperti terdaftar sebagai mahasiswa aktif, tidak menerima beasiswa sejenis dari sumber lain, dan menandatangani kontrak komitmen akademik. “Kami juga memberikan prioritas kepada mahasiswa dari keluarga petani, nelayan, dan pengusaha kecil menengah, sesuai dengan visi pemberdayaan masyarakat Muhammadiyah,” tambah Dra. Siti.
Pembukaan pendaftaran dimulai pada 8 April 2026 dan berlangsung hingga 30 Mei 2026. Pengumuman penerima dijadwalkan pada 20 Juni 2026, sementara pencairan dana beasiswa dilakukan bersamaan dengan pembukaan semester ganjil 2026/2027.
Dampak Sosial dan Akademik yang Diharapkan
Program beasiswa ini diproyeksikan membawa dampak signifikan bagi ekosistem pendidikan di Kendari. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. H. Baharuddin Latief, S.T., M.T., menyatakan bahwa peningkatan aksesibilitas pendidikan diharapkan dapat meningkatkan enrollment mahasiswa baru sebesar 35 persen di tahun akademik 2026/2027.
“Dengan program ini, kami optimis bahwa lebih banyak talenta muda dari berbagai latar belakang ekonomi dapat mengakses pendidikan berkualitas di Universitas Muhammadiyah Kendari. Ini akan meningkatkan diversitas mahasiswa dan memperkaya proses pembelajaran di kampus,” kata Dr. Baharuddin dalam kesempatan terpisah.
Dari perspektif akademik, program beasiswa diharapkan meningkatkan retensi mahasiswa dan menurunkan angka putus kuliah yang pada 2025 mencapai 8,5 persen. Data universitas menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa yang mengundurkan diri disebabkan oleh ketidakmampuan finansial untuk memenuhi biaya operasional. “Dengan adanya bantuan finansial yang memadai, kami yakin mahasiswa dapat fokus pada studi mereka tanpa terbebani oleh persoalan ekonomi,” jelas Dr. Arifin Syaiful.
Selain itu, program ini juga merupakan investasi bagi pengembangan sumber daya manusia berkualitas di Sulawesi Tenggara. Diproyeksikan, lima tahun ke depan, akan ada sekitar 2.500 lulusan Universitas Muhammadiyah Kendari yang penerima beasiswa siap berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional dengan kompetensi yang unggul.
Dukungan Stakeholder dan Sumber Pendanaan
Kesuksesan program ini didukung penuh oleh berbagai stakeholder, baik internal maupun eksternal. Universitas telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, pemerintah kota Kendari, serta sektor swasta di kawasan setempat.
“Kami apresiasi inisiatif Universitas Muhammadiyah Kendari dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak Kendari. Pemerintah Kota Kendari siap mendukung program ini dalam berbagai aspek, termasuk koordinasi dengan keluarga penerima beasiswa dari komunitas lokal,” ujar Staf Ahli Bidang Pendidikan Pemerintah Kota Kendari, H. Usman Salim, S.Pd., M.Pd., yang hadir dalam acara peluncuran.
Pendanaan program beasiswa berasal dari berbagai sumber, yakni dana operasional universitas yang dialokasikan khusus (Rp 8 miliar), kontribusi dari donatur privat dan filantropis lokal (Rp 2,5 miliar), serta dukungan dari program corporate social responsibility beberapa perusahaan swasta (Rp 2 miliar). Model pendanaan ini menunjukkan komitmen multi-stakeholder dalam mewujudkan akses pendidikan yang merata.
Selain itu, universitas juga telah menyiapkan mekanisme keberlanjutan program melalui pembentukan dana abadi beasiswa. “Kami ingin program ini berjalan berkelanjutan, bukan hanya tahun ini. Oleh karena itu, kami sedang membangun dana abadi yang diinvestasikan secara konservatif untuk menghasilkan return yang dapat digunakan pembiayaan beasiswa di tahun-tahun mendatang,” ungkap Kepala Bagian Keuangan Universitas Muhammadiyah Kendari, Ir. Haryanto Wijaya, M.B.A.
Testimoni dan Harapan Mahasiswa
Beberapa mahasiswa yang telah mendapatkan informasi tentang program beasiswa mengekspresikan antusiasme tinggi. Mahasiswa tingkat ketiga Program Studi Teknik Informatika, Muh. Fadil Rakhmawan, menuturkan bahwa program ini sangat membantu meringankan beban finansial keluarganya. “Orang tua saya seorang nelayan dengan penghasilan tidak tetap. Dengan adanya beasiswa ini, saya bisa fokus belajar dan membantu orang tua tanpa khawatir biaya kuliah,” kata Fadil dengan expresi antusias.
Mahasiswa lain, Nur Azizah dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, juga mengungkapkan harapannya. “Saya sangat berharap bisa menjadi penerima beasiswa. Selama ini, saya bekerja sambil kuliah untuk memenuhi kebutuhan akademik. Jika dapat beasiswa, saya bisa lebih maksimal dalam belajar dan mengembangkan diri,” tutur Nur Azizah.
Kesimpulan dan Rencana Pengembangan
Peluncuran Program Beasiswa Sejahteraku 2026 oleh Universitas Muhammadiyah Kendari menjadi momentum penting dalam sejarah institusi pendidikan ini. Melalui program komprehensif dengan total alokasi dana Rp 12,5 miliar, universitas menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari mengakhiri konferensi pers dengan optimisme yang menular. “Ini adalah awal dari transformasi pendidikan di Kendari. Kami ingin Universitas Muhammadiyah Kendari bukan hanya menjadi lembaga pendidikan pencetak sarjana, tetapi juga menjadi jembatan mobilitas sosial bagi ribuan anak muda berbakat dari keluarga kurang mampu. Pada akhirnya, pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan,” pungkas Prof. Rusdi Abdullah dengan yakin.
Universitas telah merencanakan evaluasi program secara berkala setiap semester, dengan target pengembangan mencakup peningkatan jumlah penerima beasiswa menjadi 750 mahasiswa pada tahun akademik 2027/2028. Rencana jangka panjang juga mencakup pengembangan program magang dan career mentoring bagi penerima beasiswa untuk meningkatkan employability lulusan.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak dan komitmen institusional yang kuat, Program Beasiswa Sejahteraku 2026 diharapkan dapat menjadi model program beasiswa yang komprehensif dan berkelanjutan, tidak hanya di tingkat Kendari tetapi juga menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya di kawasan Sulawesi Tenggara dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi penerus bangsa. ()
—
Untuk informasi lebih lanjut tentang pendaftaran dan syarat ketentuan Program Beasiswa Sejahteraku 2026, mahasiswa dapat menghubungi Bagian Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Muhammadiyah Kendari di Jalan Sultan Qaimuddin No. 12, Kendari, atau melalui email [email protected].